Gw Sapi, Loe Kambing…

Dunia game online adalah sebuah sebuah dunia yang cukup keras dan kasar. Sebagian besar pemain game  ( selanjutnya akan saya sebut player ) terbiasa mengucapkan (mengetik) kata-kata kasar dan kadang tidak pantas diucapkan. Mungkin karena bahasa tulisan bisa dibilang lebih halus dari pada bahasa lisan, jadi kebanyakan player terbiasa untuk mengetikkannya. walaupun tidak semua player terbiasa dengan kata-kata kasar tersebut, tapi sebagian besar player yang sebelumnya tidak pernah berkata-kata kotor dan sekalipun lama kelamaan akan menjadi terbiasa mendengar dan kemudian akan ikut berkata kasar dan kotor.

Dalam hal ini, saya bisa menjadi sebuah percontohan. Tanpa bermaksud narsis dan mengada-ada, saya adalah orang bertutur kata halus dan tidak pernah ngomong kasar+kotor hingga lulus sma. Walaupun dengan orangtua, saya tidak pernah menggunakan kromo inggil dan selalu ngoko tetapi saya selalu bisa menjaga tutur kata saya dengan baik. Sampai dengan kelas 1 sma, bagi saya kata modaro (matilah, dlm bahasa jawa. Lebih mirip ke Go To Hell) itu adalah sebuah kata-kata yang sangat kasar. Ga pernah sama skali saya pake, lha wong ngedenger kata modaro itu aja cukup bikin bergidik. tapi kemudian lambat laun saya bisa menerima dan mengucapkan beberapa patah kata kasar dalam bahasa jawa, such as asu (anjing) de el el. Itupun bisa dihitung dengan jari selama setahun. So… saya benar2 bisa dibilang ‘bersih’.

Kalaupun mau dirunut kebelakang, sebenarnya saya sering mengucapkan kata-kata kasar semasa SMP tapi bukan dengan bahasa jawa melainkan dengan bahasa arab. Well, it has a same mean but another means. Seperti jika kita bilang dick dengan kontol, pasti terasa beda khan?  contoh laen, dalam pantek (bahasa padang)yang artinya pantat. Akan terasa berbeda bila diucapkan oleh orang jawa. Jadi, pengucapan Qodibun, kalbun, khinjirun tidak akan sekasar bila orang arab yang mengucapkan. Jadi saya tetap ‘bersih’.

But then, everything was change so damn fucking fast!! I can’t even figure it out!! Dengan seenak jidat, tiba-tiba kepribadian saya berubah. Memang tidak berubah 180 derajat. Tapi cukup membuat beberapa kawan lama saya di high school terkaget-kaget dan terheran-heran. “Is that really u dude??”, they said.  “Well it suppose to be me, I guess.” I could only say that. What can I say then? Settingan saya sudah berubah seperti ini. Ibarat kata, modifikasinya udah terlalu dalem. Memang sih tidak merubah tampilan luar, tapi dalamnya luar biasa!!!

Saya sekarang terbiasa dengan semua kata-kata kotor, jorok dan kasar ala jakarta, padang, amerika, makassar dan terutama jawa (because of this was my primary language).

Berawal sejak sekitar 2,5-3 tahun yang lalu ketika saya pertama kali mengenal Dota online (saya lupa gmn saya bisa kenal ini game, kayanya sih gara-gara baca majalah game ato gmn gitu, tapi ngga kaya RO yang emang gara-gara ada yang maen trus saya jadi ikutan maen). Game dimana penuh dengan sumpah serapah didalamnya. tapi, seingat saya satu tahun selama saya maen dota,  belum ada tuh yg namanya bacot2an. I’m not so good on this. Until then, I met a guy named Mikmok (was his ID on PVPGN Dota, from makassar server until now), semuanya berubah dalam waktu sekejap mata!!! saya secara tidak langsung diajari bagaimana menyudutkan orang dengan kata-kata kasar dan kotor (MIK, this was ur responsibilities!!! But thx anyway). Karena pada dasarnya saya memang amat sangat berbakat berbicara, ini menjadi sebuah ektra skills untuk saya menceramahi oranG!!

Kebiasaan saya ngetik kasar terbawa kedunia nyata, saya jadi terbiasa ngomong ngentot, anjing, babi, kontol, pler de el el. Walaupun saya selalu menjaga kata-kata saya dihadapan orang tua,  tetapi saya tidak bisa mengontrol hal ini ketika diluar rumah. Antara sedikit menyesal dan bersyukur. Tapi kemudian saya sadar hal ini musti dan wajib dirubah. Sudah waktunya emosi yang meluap-luap ditahan, ngga baik jadi orang pemarah!! Jadi kaya tadi pagi waktu dikatain sapi….

Ucil: Oe Vin!!!
Gw: apa?

Ucil: Sapi loe!!

Gw: Brarti loe Kambing donk??

Ucil: …..

cuakakakak he’s so speachless!!!

One Response to “Gw Sapi, Loe Kambing…”

  1. Anonim Says:

    Lo bego banget sih. Pantek tuh artinya memek.

    oh itu arti sebenarnya yah… huehuehuehue dolo sayah dikasih tauw temen sayah begonoh diatas… jadih sayah nda taw arti sebenernah…. hohoho… maklum bukan bahasa asli sayag ituw…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: