love of siam adalah sebuah film drama keluarga yang mengangkat tema percintaan sesama jenis. Memang pada dasarnya Film ini bertemakan percintaan gay. Tapi menurut saya pribadi, nuansa tema ini tidak terlalu terasa di film ini. Saya lebih merasakan sebuah drama keluarga.

Plot cerita:

Mew, seorang bocah laki-laki keras kepala yang tinggal bersama neneknya, bertetangga dengan Tong, Seorang bocah laki laki yang sangat energik yang hidup bersama dengan kedua orang tuanya dan seorang kakak perempuannya.

Diawal film diceritakan bahwa secara tidak sengaja, tong menjatuhkan permen karet keatas rambut Mew yang pada saat itu sedang berdiri disamping tembok rumah Tong. Tong merasa bersalah dan ingin meminta maaf kepada Mew atas ketidak sengajaan itu. Hingga suatu saat ketika Mew sedang menjadi korban bullying teman-temannya diselamatkan oleh Tong,  walaupun untuk itu Tong harus mendapatkan memar diwajahnya. dari kejadian inilah akhirnya Mew dan Tong menjadi bersahabat.

Pada suatu ketika, Keluarga Tong pergi ke Chiangmai untuk pergi berlibur (atau menemui saudaranya gitu, lupa gw). Ketika kembali kerumah, Tang, kakak Tong tidak ikut pulang karena masih ingin tinggal bersama dengan teman-temannya (kalo ngga salah dari yang gw tonton, si Tang ini masih di Chiangmai buat naek gunung sama temen-temennya).

Dari sinilah konflik keluarga Tong bermula. Diawali ketika hingga tanggal 24 desember Tang tidak juga kembali kerumah dan ikut merayakan natal bersama keluarganya. Tong terpaksa tinggal bersama dengan Mew dan neneknya untuk beberapa hari karena orangtua Tong harus pergi ke Chiangmai, mencari keberadaan Tang.

Sebulan berlalu, tanda-tanda keberadaan Tang semakin tidak jelas. Hingga akhirnya Keluarga Tong memutuskan untuk pindah. Mew yang pada saat itu baru menemukan seorang sahabat dekat, terpaksa harus kehilangan seorang sahabat satu-satunya.

Enam tahun kemudian mereka, Mew dan Tong, bertemu kembali. Secara tidak sengaja mereka bertemu di sebuah jalan ketika Tong ingin membeli sebuah CD dari band August yang digawangi oleh Mew. Merekapun menjalin persahabatan kembali.

Mew saat ini hanya tinggal sendiri dirumah lamanya setelah meninggalnya sang nenek. Sedangkan Tong hidup bersama orang tuanya yang masih belum bisa menerima kepergian Tang. Ayah Tong menjadi depresi berat. Setiap hari kerjaannya hanya mabuk-mabukan. Sementara sang Ibu harus berjuang mati-matian untuk tetap menjaga kehidupan mereka tetap berjalan sebagaimana mestinya.

Suatu ketika Tong bertemu dengan June, manager Band august, yang wajahnya sangat-sangat mirip dengan kakaknya Tang. Hingga kemudian tercetus ide supaya June mau berpura-pura menjadi Tang dan kembali kerumah, agar Ayah Tong tidak selamanya depresi dan mabuk-mabukan.

June akhirnya mau berpura-pura menjadi tang dengan imbalan sejumlah uang. Keluarga Tong-pun merayakannya dengan menggelar sebuah pesta. Mew diminta tampil di pesta itu. Mew yang waktu itu sudah jatuh hati pada Tong, menyanyikan sebuah lagu barunya yang bertemakan cinta dan dikhususkan untuk seseorang. Selama bernyanyi, Mata Mew dan Tong saling bertatapan. Seakan Mew ingin menjelaskan bahwa dia mencintai Tong. Sementara Tong seakan berkata, “aku tahu!”. Sepanjang Lagu itu, mata mereka terus berpandangan. Hal ini membuat June curiga, tapi dia tidak sempat mencari tahu lebih lanjut karena disibukkan oleh orang-orang yang ingin bertemu dengan ‘Tang’ setelah sekian lama.

pestapun Usai, Tinggallah Mew dan Tong berdua duduk bersama ditaman rumah.

One Response to “”

  1. kevin Says:

    KEVIN:
    AH SORRY RUSAK ENE MOZILLA… GW DAH CAPEK2 NGETIK PANJANG LEBAR… CUMAN SEGITU YANG MASUK BANGSAD DAH…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: